Ketika anjing pincang setelah terjatuh atau kucing menunjukkan keluhan yang belum jelas penyebabnya, dokter hewan mungkin menyarankan pemeriksaan penunjang. Salah satunya adalah X-ray, yang juga disebut rontgen. Pemeriksaan ini menghasilkan gambar bagian dalam tubuh dan membantu dokter menilai kondisi bersama hasil pemeriksaan fisik serta riwayat pasien.

Bagian apa yang dapat diperiksa?

X-ray sering digunakan untuk mengevaluasi tulang dan sendi, misalnya saat dicurigai ada cedera. Gambar area dada atau perut juga dapat memberi informasi tambahan, bergantung pada gejala yang ditemukan. Namun, satu gambar tidak otomatis menjawab semua pertanyaan. Kadang dokter memerlukan sudut pengambilan lain, tes darah, USG, atau pemeriksaan lanjutan.

Kapan sebaiknya bertanya kepada dokter?

  • Hewan pincang, kesakitan saat bergerak, atau baru mengalami benturan.
  • Dokter menemukan keluhan yang perlu dilihat lebih lanjut di area dada atau perut.
  • Ada dugaan benda asing atau kondisi tertentu yang perlu dipantau perkembangannya.

Daftar ini bukan alasan untuk melakukan rontgen sendiri tanpa konsultasi. Dokter akan memilih pemeriksaan yang paling sesuai dengan gejala dan keadaan hewan.

Bagaimana persiapannya?

Ceritakan kapan gejala dimulai, perubahan perilaku, obat yang sedang diberikan, dan hasil pemeriksaan sebelumnya. Selama pengambilan gambar, hewan perlu berada pada posisi tertentu. Sebagian pasien dapat diperiksa saat sadar; kebutuhan penenangan ditentukan berdasarkan kondisi pasien dan jenis gambar yang diperlukan. Tanyakan instruksi khusus sebelum datang, terutama mengenai makan dan minum.

Di Noel Pet Clinic, Gading Serpong, Anda dapat menanyakan pemeriksaan X-ray untuk anjing dan kucing. Lokasi kami juga dapat dijangkau dari BSD dan Kelapa Dua. Tim klinik akan membantu mengatur konsultasi agar dokter bisa menilai langkah berikutnya.

Sumber bacaan

Artikel ini untuk edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter hewan.